Selasa, 26 Maret 2013

Renungan Mingguan, 24 Maret 2013



HIDUP YANG MENELADANI KRISTUS
Filippi 2: 5 - 11.
           
             Yohanes 13: 15 mengatakan: “Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang Kuperbuat kepadamu”. Artinya adalah bahwa Allah berharap kepada semua orang percaya dapat melakukan apa yang Dia lakukan. Memang sangat sulit sekali untuk melakukan apa yang telah Tuhan lakukan atau menirukan perbuatan Tuhan, karena apa yang dilakukan Tuhan sangatlah sempurna, tiada cacat sama sekali, padahal manusia penuh dengan dosa. Tetapi itulah yang harus dirubah oleh manusia, agar manusia tidak terlena di dalam dosa tersebut. Manusia harus berusaha untuk mencapai apa yang diinginkan Tuhan. Tiada manusia yang sempurna, tetapi manusia akan mencapai kesempurnaan tersebut.


            Tuhanpun menyuarakan hal ini, karena Tuhan tahu kemampuan manusia untuk meneladani perbuatan yang dilakukanNya. Seperti yang dikataan oleh Paulus dalam Surat Filippi ini. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Yang artinya, kita juga harus merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudari kita, saling mengasihi, tolong menolong dengan sesama. Kasih yang dianjurkan oleh Tuhan tersebut, sudah terlebih dahulu Dia lakukan. Karena hanya kasihlah yang dapat menyatukan perasaan dan hati. Untuk lebih sempurna lagi, kita harus mendekatkan diri kepada Yesus, seperti yang dikatakan dalam nyanyian pujian KJ. No. 375: “Saya mau ikut Yesus, saya mau ikut Yesus, sampai selama-lamanya. Meskipun saya susah, menderita dalam dunia, saya mau ikut Yesus, sampai selama-lamanya”.

            Dalam hal mengikut Yesus dan meneladani Kristus, tentu kita sangat terbatas sebagai manusia. Tetapi hal itu bukanlah menjadi alasan untuk tidak bersedia meneladani Kristus. Tuhan tidak mengharapkan kita menjadi sama seperti Dia. Itu tidaklah mungkin ! Sebab kita tetap menjadi manusia. Tetapi dengan kemauan untuk meneladani Kristus, berarti kita mau belajar untuk berproses menuju kepada kesempurnaan. Ikut dan teladanilah Kristus, supaya melalui pengenalan akan kuasaNya, kita dapat melakukan apa yang dilakukanNya…. Amin !

           
Renungan:
“Janganlah jadikan sifat  kemanusiaan kita, menjadi alasan untuk tidak mau meniru dan meneladani Kristus !!!....”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar